Ciri-ciri ilmu social positivis
1. Bebas nilai : Antara fakta dan nilai mengharuskan subjek peneliti mengambil jarak dari realitas dengan bersikap bebas nilai. Hanya melalui fakta-fakta yang teramati dan terukur, maka pengetahuan kita tersusun dan menjadi cermin dari realitas,dengan kata lain nilai – nilai pengamat tidak dilibatkan ketika melakukan pengamatan, sehingga kesimpulan ”apa adanya”.
2. Fenomenalisme : tesis bahwa realitas terdiri dari impresi-impresi. Ilmu pengetahuan hanya berbicara tentang realitas berupa impresi-impresi tersebut.Substansi metafisis yang diandaikan berada di belakang gejala-gejala penampakan ditolak (antimetafisika).Maksudnya apa yang diamati merupakan fenomena belaka
3. Nominalisme : kebenaran terletak pada penamaan, bukan pada kenyataan itu sendiri.
4. reduksionisme : menyederhanakan kenyataan menjadi fakta – fakta yang dapat direduksi(diamati).
5. Naturalisme, tesis tentang keteraturan peristiwa-peristiwa di alam semesta yang meniadakan penjelasan supranatural (adikodrati). Alam semesta memiliki strukturnya sendiri dan mengasalkan strukturnya sendiri
6. Mekanisme, tesis bahwa semua gejala dapat dijelaskan dengan prinsip-prinsip yang dapat digunakan untuk menjelaskan mesin-mesin (sistem-sistem mekanis).
Jumat, 15 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar